1.56 Foto Lensa Optik HMC Berwarna
Detail Produksi
| Tempat Asal: | Jiangsu | Nama Merek: | BORIS |
| Nomor Model: | Lensa Fotokromik | Bahan Lensa: | SR55 |
| Efek Visual: | Penglihatan Tunggal | Lapisan Film: | HC/HMC/SHMC |
| Warna Lensa: | Putih (dalam ruangan) | Warna Lapisan: | Hijau/Biru |
| Indeks: | 1.56 | Berat jenis: | 1.26 |
| Sertifikasi: | CE/ISO9001 | Nilai Abbe: | 38 |
| Diameter: | 75/70/65 mm | Desain: | Asferis |
Lensa fotokromik dibagi menjadi dua jenis: lensa fotokromik substrat (disebut sebagai "monomer photo grey") dan lensa fotokromik lapisan film (disebut sebagai "spin coating") sesuai dengan bagian lensa yang berbeda.
Lensa fotokromik substrat adalah zat kimia yang ditambahkan dengan perak halida ke dalam substrat lensa. Dengan menggunakan reaksi ionik perak halida, ia terurai menjadi perak dan halogen di bawah rangsangan cahaya yang kuat untuk mewarnai lensa. Setelah cahaya melemah, ia bergabung kembali menjadi perak halida, sehingga warnanya menjadi lebih terang. Lensa fotokromik kaca menggunakan teknologi ini.
Lensa fotokromik berlapis diberi perlakuan khusus dalam proses pelapisan lensa. Misalnya, senyawa spiropyran digunakan untuk melakukan pelapisan putar kecepatan tinggi pada permukaan lensa. Sesuai dengan intensitas cahaya dan sinar ultraviolet, pembukaan dan penutupan inversi struktur molekul itu sendiri digunakan untuk mencapai efek meneruskan atau menghalangi cahaya.
Pengantar Produksi
Saat memilih lensa fotokromik, pertimbangan utama meliputi karakteristik fungsional lensa, penggunaan kacamata, dan kebutuhan warna individu. Lensa fotokromik juga dapat dibuat dalam berbagai warna, seperti abu-abu, cokelat, dan sebagainya.
1. Lensa abu-abu: dapat menyerap sinar inframerah dan 98% sinar ultraviolet. Keunggulan terbesar lensa abu-abu adalah warna asli pemandangan tidak akan berubah karena lensa, dan yang paling memuaskan adalah kemampuannya mengurangi intensitas cahaya secara sangat efektif. Lensa abu-abu dapat menyerap spektrum warna apa pun secara merata, sehingga pemandangan yang dilihat hanya akan menjadi lebih gelap, tetapi tidak akan ada aberasi kromatik yang jelas, menampilkan kesan alami yang sesungguhnya. Ini adalah warna netral, cocok untuk semua orang.
2. Lensa merah muda: Ini adalah warna yang sangat umum. Lensa ini menyerap 95% sinar UV. Jika digunakan sebagai kacamata untuk koreksi penglihatan, wanita yang harus sering memakainya sebaiknya memilih lensa merah muda terang, karena lensa merah muda terang memiliki daya serap sinar ultraviolet yang lebih baik dan dapat mengurangi intensitas cahaya secara keseluruhan, sehingga pemakainya akan merasa lebih nyaman.
3. Lensa ungu muda: Seperti lensa merah muda, lensa ini lebih populer di kalangan wanita dewasa karena warnanya yang relatif lebih gelap.
4. Lensa cokelat: Lensa ini dapat menyerap 100% sinar ultraviolet, dan dapat menyaring banyak cahaya biru, yang dapat meningkatkan kontras dan kejernihan visual, sehingga sangat populer di kalangan pemakai. Terutama dalam kondisi polusi udara atau kabut tebal, efek pemakaiannya lebih baik. Secara umum, lensa ini dapat menghalangi pantulan cahaya dari permukaan yang halus dan terang, dan pemakai masih dapat melihat bagian yang halus, yang merupakan pilihan ideal untuk pengemudi. Untuk pasien usia menengah dan lanjut dengan penglihatan tinggi di atas 600 derajat, lensa ini dapat menjadi prioritas.
5. Lensa biru muda: Lensa biru matahari dapat dikenakan saat bermain di pantai. Warna biru dapat secara efektif menyaring cahaya biru yang dipantulkan oleh laut dan langit. Lensa biru sebaiknya dihindari saat mengemudi karena dapat menyulitkan kita untuk membedakan warna rambu lalu lintas.
6. Lensa hijau: Lensa hijau dapat secara efektif menyerap cahaya inframerah dan 99% sinar ultraviolet, sama seperti lensa abu-abu. Sambil menyerap cahaya, lensa ini memaksimalkan cahaya hijau yang mencapai mata, sehingga memberikan sensasi sejuk dan nyaman serta cocok untuk orang yang rentan terhadap kelelahan mata.
7. Lensa kuning: Lensa ini dapat menyerap 100% sinar ultraviolet, dan memungkinkan sinar inframerah serta 83% cahaya tampak menembus lensa. Fitur terbesar lensa kuning adalah kemampuannya menyerap sebagian besar cahaya biru. Karena ketika matahari bersinar melalui atmosfer, sebagian besar cahaya yang muncul adalah cahaya biru (yang dapat menjelaskan mengapa langit berwarna biru). Setelah lensa kuning menyerap cahaya biru, pemandangan alam menjadi lebih jelas. Oleh karena itu, lensa kuning sering digunakan sebagai "filter" atau digunakan oleh pemburu saat berburu. Sebenarnya, lensa seperti ini bukanlah lensa matahari karena hampir tidak mengurangi cahaya tampak, tetapi pada saat berkabut dan senja, lensa kuning dapat meningkatkan kontras dan memberikan penglihatan yang lebih akurat, sehingga disebut juga kacamata penglihatan malam. Beberapa anak muda mengenakan "kacamata hitam" lensa kuning sebagai aksesoris, yang merupakan pilihan bagi penderita glaukoma dan mereka yang perlu meningkatkan kecerahan visual.
Seiring dengan kebutuhan kehidupan modern, kacamata berwarna bukan hanya berfungsi sebagai pelindung mata, tetapi juga sebagai karya seni. Sepasang kacamata berwarna yang tepat dan pakaian yang sesuai dapat menonjolkan temperamen luar biasa seseorang.
Proses Produk



