Lensa optik HMC indeks tinggi MR-7 FSV 1.67
Detail Produksi
| Tempat Asal: | Jiangsu | Nama Merek: | BORIS |
| Nomor Model: | Indeks TinggiLensa | Bahan Lensa: | MR-7 |
| Efek Visual: | Penglihatan Tunggal | Lapisan Film: | UC/HC/HMC/SHMC |
| Warna Lensa: | Putih(dalam) | Warna Lapisan: | Hijau/Biru |
| Indeks: | 1.67 | Berat jenis: | 1.35 |
| Sertifikasi: | CE/ISO9001 | Nilai Abbe: | 32 |
| Diameter: | 80/75/70/65mm | Desain: | Asferis |
MR-7 umumnya digunakan untuk membuat lensa berkualitas tinggi, dengan indeks bias 1,677. Nikmati kualitas visual yang lebih baik dari sebelumnya, bahkan dengan angka tinggi. Dibandingkan dengan lensa tradisional, MR-7 lebih tipis dan lebih aman. MR-7 juga merupakan material dengan efek pewarnaan yang lebih baik saat ini. Beberapa lensa berwarna dan kacamata hitam miopia adalah pilihan terbaik untuk material ini.
Pengantar Produksi
Indeks bias material MR-7 dan MR-10 mencapai 1,67, dan produksi lensa tingkat tinggi lebih ringan dan tipis. Suhu deformasi termal MR-7 adalah 85 derajat, dan MR-10 adalah 100 derajat. Baik MR-7 maupun MR-10 adalah material lensa dengan indeks bias 1,67. MR-7 lebih mudah diwarnai daripada MR-10, sehingga MR-7 lebih cocok untuk kacamata hitam miopia, atau lensa fashion. Lensa MR-10 memiliki kekerasan yang lebih tinggi, ketahanan suhu tinggi yang lebih baik, dan kemampuan pemrosesan yang lebih tinggi. Lensa ini sering digunakan di bengkel dan pemrosesan lensa khusus.
Sebagian besar lensa kacamata saat ini berbahan dasar resin. Umumnya, jika ketahanan panasnya buruk, lapisan film pada permukaan lensa akan retak, yang disebabkan oleh pemuaian termal. Dibandingkan dengan lapisan reflektif lensa, tingkat pemuaian termal bahan dasar jauh lebih besar, dan tingkat pemuaian termal lapisan reflektif dan bahan dasar berbeda, sehingga lapisan film akan retak.
Berdasarkan pertimbangan ini, MR-10 menghindari masalah ini sejak awal perancangan material, dan melalui perbaikan berkelanjutan, menjadi material dengan ketahanan panas yang baik dan koefisien ekspansi termal yang rendah.
Pertama, seiring peningkatan suhu, koefisien ekspansi termal cenderung meningkat, tetapi koefisien ekspansi termal MR-10 25% lebih kecil daripada material 1,67 umum. Dibandingkan dengan material 1,67 umum, MR-10 memiliki ekspansi termal yang lebih kecil, tidak mudah retak, dan relatif kurang terpengaruh oleh panas.
Kedua, ketika suhu mencapai 95°C, sejumlah besar retakan muncul pada lensa 1,67 konvensional, sedangkan MR-10 sama sekali tidak terpengaruh.
Proses Produk


